Penulis: pcmkeblama.or.id

  • Upacara Hari Guru Nasional dan HUT ke-79 PGRI Berlangsung Khidmat

    Upacara Hari Guru Nasional dan HUT ke-79 PGRI Berlangsung Khidmat

    Jakarta, 25 November 2024 – Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional 2024 dan merayakan HUT ke-79 PGRI, sebuah upacara bendera yang istimewa telah dilaksanakan di Lapangan Kampus 2 Komplek Perguruan Muhammadiyah Cipulir, Cabang Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada hari Senin, 25 November 2024.

    Upacara kali ini unik karena seluruh petugas upacara adalah para guru, dengan peserta upacara yang terdiri dari guru dan karyawan Perguruan Muhammadiyah Cipulir serta siswa-siswi dari SDI Muhammadiyah 28 Jakarta, SMP Muhammadiyah 35 Jakarta, SMA Muhammadiyah 18 Jakarta, dan SMK Muhammadiyah 9 Jakarta.

    Bapak Drs. H. Ahmad Jahid, MA, Ketua PCM Kebayoran Lama Jakarta Selatan, memimpin upacara sebagai Pembina Upacara. Dalam amanatnya, Bapak Jahid menyampaikan pesan yang menggugah tentang pentingnya peran guru dalam membentuk masa depan bangsa.

    “Kita harus selalu bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan berterima kasih kepada seluruh guru kita, semoga amal bakti mereka diterima oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” ujar Bapak Jahid. Ia juga menambahkan, “Guru-guru yang hebat akan menghasilkan generasi yang hebat. Kehebatan seseorang ditentukan oleh gurunya. Para guru yang memiliki hati tulus dalam mendidik dan mendarmabaktikan diri untuk profesi ini adalah teladan yang paling utama bagi siswa-siswi mereka.”

    Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ini menjadi pengingat akan pentingnya peran seorang guru sebagai penerang dalam dunia pendidikan dan pembentuk karakter siswa-siswi agar menjadi individu yang cerdas dan sukses.

    Acara diakhiri dengan doa bersama, memohon agar para guru selalu diberikan kesehatan dan keberkahan sehingga dapat terus memberikan pendidikan terbaik kepada generasi penerus bangsa. Upacara ini tidak hanya sebagai bentuk penghargaan kepada para guru tetapi juga sebagai momentum untuk mengingatkan semua pihak tentang pentingnya pendidikan dan pengajaran di Indonesia.

  • Majelis Pembinaan Kesehatan Umum Muhammadiyah DKI Jakarta Luncurkan Program Aksi Bergizi Sehat Berkemajuan

    Majelis Pembinaan Kesehatan Umum Muhammadiyah DKI Jakarta Luncurkan Program Aksi Bergizi Sehat Berkemajuan

    Jakarta, 20 November 2024 – Dalam perayaan Milad Muhammadiyah ke-112, Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta mengumumkan peluncuran program inovatif “Aksi Bergizi Sehat Berkemajuan”. Acara peluncuran ini diadakan di Perguruan Muhammadiyah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, dan dihadiri oleh 300 murid dari berbagai jenjang pendidikan di Muhammadiyah, termasuk SDI Muhammadiyah 28, serta SMP Muhammadiyah 35, SMP Muhammadiyah 8, dan SMP Muhammadiyah 9.

    Program ini merupakan kelanjutan dari serangkaian workshop kesehatan yang telah diselenggarakan sebelumnya dan mencerminkan komitmen Muhammadiyah dalam memprioritaskan kesehatan masyarakat melalui nutrisi yang seimbang dan gaya hidup sehat. Dr. Hermawan Saputra, SKM, MARS, CICS, Ketua MPKU PWM DKI Jakarta, mengungkapkan, “Kegiatan ini tidak hanya tentang pemberian makanan bergizi, tetapi juga meliputi skrining kesehatan anak, pendidikan tentang nutrisi, serta kampanye kebersihan dan kesehatan yang terintegrasi.”

    Selaras dengan inisiatif Presiden RI, Prabowo Subianto, yang mengedepankan program makan bergizi gratis, kegiatan ini juga menekankan pentingnya akses terhadap makanan sehat sebagai bagian dari upaya membangun generasi penerus yang lebih sehat dan cerdas. “Program ini diharapkan dapat membantu mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045 dengan fondasi kesehatan yang kuat bagi anak-anak kita,” ujar Drs. H. Daliman Sofyan, M.Pd, Wakil Ketua PWM DKI Jakarta.

    Dalam pelaksanaannya, MPKU PWM DKI Jakarta berkolaborasi dengan ahli gizi dari Kementerian Kesehatan serta beberapa rumah sakit di bawah naungan Muhammadiyah di Jakarta, termasuk RS Muhammadiyah Taman Puring, RS Islam Jakarta Cempaka Putih, RS Islam Jakarta Pondok Kopi, dan RS Islam Jakarta Sukapura Kelapa Gading. Kemitraan ini memastikan bahwa program tidak hanya teoritis, tetapi juga praktis dan berdampak langsung pada kesehatan anak-anak.

    Program “Aksi Bergizi Sehat Berkemajuan” ini diharapkan menjadi model yang dapat diadopsi di wilayah lain untuk meningkatkan kesadaran dan praktik hidup sehat di seluruh Indonesia.

  • Taruna Melati 1 IPM SMK Muhammadiyah 9 Jakarta: Membangun Kepemimpinan dan Persahabatan

    Taruna Melati 1 IPM SMK Muhammadiyah 9 Jakarta: Membangun Kepemimpinan dan Persahabatan

    Jakarta, 28 Oktober 2024 – Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) SMK Muhammadiyah 9 Jakarta sukses menyelenggarakan kegiatan Taruna Melati 1 dengan tema “Leadership Brings Friendship” pada tanggal 25-26 Oktober 2024 di lingkungan sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan, kemandirian, visi, dan kemampuan berpikir kritis pada peserta didik sebagai bekal menghadapi masa depan.

    Selama dua hari, peserta didik mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang dirancang untuk mengasah kemampuan kepemimpinan mereka. Para peserta tidak hanya diberikan materi teori, tetapi juga diajak untuk berlatih secara langsung melalui berbagai simulasi dan diskusi. Hal ini diharapkan dapat membantu mereka untuk lebih memahami dan mengaplikasikan konsep kepemimpinan dalam kehidupan sehari-hari.

    Kegiatan Taruna Melati 1 ini semakin bermakna dengan kehadiran narasumber-narasumber inspiratif. Hadir sebagai pembicara adalah Bapak Ahmad Said Matondang, ME.sy (Ketua PCM Kebayoran Baru), Ibu Armitha Faydra Daniswara (Ketua Bidang Perkaderan PD IPM Jakarta Selatan), dan Bapak Muhammad Salman Jabbar Sangadji S.Ip (Ketua Umum PW IPM DKI Jakarta). Kehadiran para narasumber ini memberikan wawasan dan motivasi yang berharga bagi para peserta.

    Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, para peserta telah merancang kegiatan yang akan mereka laksanakan, yaitu sebuah acara pensi dan talkshow. Acara ini akan menjadi wadah bagi mereka untuk mempraktikkan kemampuan kepemimpinan yang telah mereka pelajari selama kegiatan Taruna Melati 1. Mereka akan bertanggung jawab atas seluruh proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi acara tersebut.

    Kegiatan Taruna Melati 1 IPM SMK Muhammadiyah 9 Jakarta ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi para peserta didik untuk menjadi pemimpin yang bertanggung jawab, visioner, dan mampu membangun persahabatan yang kuat. Semoga para peserta dapat mengaplikasikan ilmu dan pengalaman yang telah mereka peroleh untuk berkontribusi positif bagi masyarakat.

  • Jakarta Setelah Jadi ‘Mantan’ Ibu Kota: Tantangan dan Peluang Baru

    Jakarta Setelah Jadi ‘Mantan’ Ibu Kota: Tantangan dan Peluang Baru

    Tahun 2024 jadi tahun yang penuh momen besar bagi Jakarta. Meski tidak lagi jadi ibu kota, Jakarta tetap punya peran sentral sebagai epicentrum politik, ekonomi, dan budaya Indonesia. Gedung-gedung tinggi, mal-mal megah, dan kehidupan kota yang dinamis tetap bikin Jakarta vital banget buat perekonomian nasional.

    Di tahun ini juga, Jakarta bakal ngadain pesta demokrasi buat milih pemimpin baru. Ada tiga pasangan calon yang udah terdaftar, tapi artikel ini tidak membahas mereka, melainkan berbagai isu krusial di Jakarta yang masih harus kita hadapi. Yuk, kita bahas satu-satu!

    1. Sulitnya Dapat Hunian Layak dan Terjangkau

    Harga tanah di Jakarta bikin geleng-geleng kepala. Bayangin aja, harga tanah udah mencapai Rp12,4 juta per meter persegi, sementara gaji UMR sekitar Rp5 juta. Kalau nabung seluruh gaji tanpa dipakai sama sekali, kita perlu minimal 10 tahun buat beli rumah sederhana ukuran 50 meter persegi. Kayaknya, perlu dua kali reinkarnasi baru bisa kebeli, nih!

    Masalah hunian tidak cuma dirasain milenial dan Gen Z aja. Menurut SUSENAS 2023, cuma 38,80% rumah tangga di Jakarta yang punya akses ke hunian layak. Dari 10 juta penduduk, cuma 56,57% yang punya rumah sendiri. Parahnya lagi, sekitar 2 juta rumah tangga tinggal di lingkungan yang tidak layak, tersebar di 181 dari 261 kelurahan.

    Referensi : Harga Tanah di Jabodetabek Naik Nyaris Lima Persen per Tahun, https://webapi.bps.go.id

    2. Badai Pengangguran di Kota Global

    Jakarta lagi naik kelas jadi kota global lewat UU Nomor 2 Tahun 2024, yang di satu sisi bisa mendorong ekonomi, tapi di sisi lain bikin ancaman baru: pengangguran. Investasi asing dan perusahaan multinasional bikin persaingan kerja makin ketat. Kalau warga lokal nggak punya skill yang memadai, bisa-bisa mereka tersingkir.

    Di tahun 2023, dari 10,67 juta penduduk Jakarta, sekitar 50,8% adalah angkatan kerja, dan tingkat pengangguran terbuka ada di angka 6,53%** atau sekitar 328.000 orang.

    Referensi : https://jakarta.bps.go.id/id/pressrelease/2023/11/06/1084/keadaan-ketenagakerjaan-dki–jakarta-agustus-2023.html

    3. Ketidaksetaraan Akses Pendidikan

    Sekolah negeri di Jakarta memang punya nama, tapi angka putus sekolah masih tinggi banget. Pada tahun 2022, lebih dari 75 ribu anak terpaksa putus sekolah, bikin Jakarta jadi provinsi dengan angka putus sekolah tertinggi di Indonesia. Sistem zonasi PPDB juga belum efektif karena daya tampung sekolah negeri terbatas. Di 267 kelurahan, ada 86 kelurahan yang tidak punya SMP, dan 168 kelurahan tanpa SMA.

    Program seperti KJP Plus sudah membantu, tapi belum cukup buat ngatasi masalah ini. Ketidaksetaraan akses pendidikan, terutama di daerah kumuh, masih terjadi. Selain itu, pemangkasan anggaran KJMU bikin makin sulit buat warga lanjut ke pendidikan tinggi.

    Referensi : KJMU Jadi Polemik akibat Pemotongan Anggaran, https://news.detik.com/berita/d-6830457/dprd-dki-soal-ppdb-masalah-daya-tampung-sekolah-negeri-masih-kurang, https://databoks.katadata.co.id/pendidikan/statistik/b0e0a4aafb39df3/angka-putus-sekolah-murid-sd-di-jakarta-tertinggi-nasional

    4. Kemacetan Jakarta: Masih Sulit Dihindari

    Meski peringkat kemacetan Jakarta turun, waktu tempuh di jalan justru makin lama. Menurut survei TomTom 2023, buat jarak 10 km, perlu waktu 23 menit 20 detik, naik 40 detik dari tahun sebelumnya. Lonjakan kendaraan bermotor yang mencapai 21,9 juta unit pada 2023 jadi penyebab utamanya, dan 79% komuter masih pakai kendaraan pribadi.

    Meski transportasi publik udah mencakup 96,1% penduduk, banyak yang ogah beralih karena dinilai kurang praktis dan waktu tunggu lama. Masalah first mile dan last mile serta pengelolaan Mikrotrans juga belum optimal.

    Referensi : https://www.kompas.id/baca/metro/2022/02/02/88-juta-warga-jabodetabek-sulit-akses-transportasi-publik?loc=hard_paywall

    5. Udara Jakarta Makin Tidak Sehat, Sampah Menumpuk

    Langit biru di Jakarta udah jarang banget terlihat. Polusi udara makin parah, dengan konsentrasi PM2.5 meningkat 48,6% dari 2017, jadi 43,8 μg/m³ pada 2023. Polusi ini muncul dari emisi kendaraan, cuaca panas, dan polusi yang datang dari luar Jakarta. Meski ada dorongan penggunaan kendaraan listrik, penggunaannya masih belum maksimal.

    Selain itu, Jakarta menghasilkan 7.500 ton sampah setiap hari, dan tumpukan di TPST Bantargebang udah setara gedung 16 lantai! Solusi seperti PLTSa dan Pulau Sampah masih terhambat, dan butuh perhatian serius dari pemerintah.

    Referensi : https://rendahemisi.jakarta.go.id/article/174/dampak-polusi-udara-bagi-kesehatan-warga-jakarta, https://nasional.tempo.co/read/1883141/dinas-lingkungan-hidup-dki-jelaskan-penyebab-kualitas-udara-buruk-di-jakarta

    Penutup

    Jakarta memang nggak lagi jadi ibu kota, tapi tantangan yang dihadapinya masih berat. Mulai dari masalah hunian, pengangguran, akses pendidikan, kemacetan, hingga polusi udara dan sampah, semuanya butuh solusi yang nyata dan terintegrasi buat masa depan Jakarta yang lebih baik.

    Penulis : Pristian Alaika, Wakil Ketua Kebijakan Publik dan Hikmah PC Pemuda Muhammadiyah Kebayoran Lama

  • IPM SMK Muhammadiyah 9 Jakarta Sukses Gelar D’NINE CUP: E-Sport, Seni, dan Solidaritas Bersatu

    IPM SMK Muhammadiyah 9 Jakarta Sukses Gelar D’NINE CUP: E-Sport, Seni, dan Solidaritas Bersatu

    Jakarta, 20 September 2024 – Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMK Muhammadiyah 9 Jakarta sukses menggelar D’NINE CUP, sebuah event akbar yang memadukan turnamen e-sport, pentas seni, market day, dan exhibition. Berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 17-19 September 2024 di lingkungan SMK Muhammadiyah 9 Jakarta, D’NINE CUP mengangkat tema “Connecting Spirit into Solidarity” dan berhasil menarik perhatian banyak peserta dan pengunjung. Acara ini merupakan bukti nyata peran aktif IPM dalam mengembangkan potensi siswa dan memberikan kontribusi positif bagi sekolah dan masyarakat.

    Kegiatan yang digagas oleh PR IPM SMK Muhammadiyah 9 Jakarta ini bertujuan untuk meningkatkan branding sekolah, menciptakan relasi yang luas, mengasah kemampuan berkompetisi para siswa, dan mempererat rasa solidaritas antar siswa. Berbagai sekolah turut berpartisipasi dalam event ini, baik yang diundang melalui undangan virtual maupun kunjungan langsung.

    D’NINE CUP menyajikan beragam kegiatan menarik. Turnamen e-sport menjadi daya tarik utama, diikuti oleh tim-tim dari berbagai sekolah yang beradu strategi dan keahlian. Selain itu, pentas seni menampilkan bakat dan kreativitas siswa, sementara market day memberikan kesempatan bagi siswa untuk berwirausaha dan mengembangkan kemampuan bisnis. Exhibition juga turut memeriahkan acara, menampilkan berbagai karya dan inovasi dari siswa dan pihak eksternal.

    Keberhasilan D’NINE CUP juga tak lepas dari dukungan sponsor utama, yaitu Tri Indonesia dan Bank DKI. Kedua perusahaan tersebut memberikan dukungan berupa dana dan pengecatan lapangan sekolah, yang sangat membantu kelancaran acara. Dukungan ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendukung kegiatan positif di lingkungan pendidikan yang diinisiasi oleh organisasi pelajar seperti IPM.

    D’NINE CUP diharapkan dapat mengharumkan nama SMK Muhammadiyah 9 Jakarta dan IPM sebagai tuan rumah yang sukses dan profesional. Lebih jauh lagi, diharapkan acara ini dapat memberikan manfaat bagi para peserta dan sekolah dalam memperluas relasi dan jaringan. D’NINE CUP menjadi bukti nyata komitmen IPM SMK Muhammadiyah 9 Jakarta dalam mengembangkan potensi siswa dan menciptakan lingkungan sekolah yang dinamis dan inovatif.

  • PR IPM SMA Muhammadiyah 18 Jakarta Gelar Kegiatan Merayakan Hari Kemerdekaan Bersama Keberkahan Tahun Baru Islam

    PR IPM SMA Muhammadiyah 18 Jakarta Gelar Kegiatan Merayakan Hari Kemerdekaan Bersama Keberkahan Tahun Baru Islam

    KEBAYORAN LAMA – Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) SMA Muhammadiyah 18 Jakarta mengadakan kegiatan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menyambut Tahun Baru Islam 1446 H dengan tema “Merdeka dengan Iman, Maju dengan Islam.” Kegiatan ini dilaksanakan di lapangan SMA Muhammadiyah 18 Jakarta dan dihadiri oleh sejumlah tokoh sekolah.

    Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap menurunnya semangat juang dan rasa nasionalisme di kalangan pelajar. Selain itu, juga bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan antar siswa SMA Muhammadiyah 18 Jakarta.

    Harapan Kegiatan Ketua Umum PR IPM SMA Muhammadiyah 18 Jakarta, Rayhan Hafiz Vitra, menyatakan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat membangkitkan semangat juang di kalangan siswa-siswi serta menanamkan nilai-nilai nasionalisme. “Perayaan Hari Kemerdekaan semestinya mengingatkan kita akan rasa persatuan sebagai bangsa Indonesia,” ujar Rayhan dalam sambutannya.

    Pembina PR IPM SMA Muhammadiyah 18 Jakarta, Fathi Syuhada, juga menekankan pentingnya belajar dari sejarah. “Dengan acara ini, kita harus bisa memanfaatkan yang terjadi di masa lalu sebagai bahan pelajaran dan bukan hanya sekedar acuan,” katanya.

    Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 18 Jakarta, Joko Priyono, menambahkan, “Mari dengan adanya ajang perayaan Hari Kemerdekaan ini kita pergunakan untuk mengembangkan diri ke depannya.”

    Jalannya Acara Kegiatan dimulai dengan acara pembukaan yang berlangsung lancar, meskipun terdapat sedikit keterlambatan. Setelah pembukaan, dilanjutkan dengan berbagai lomba yang diikuti dengan antusias oleh para siswa. Lomba-lomba tersebut berjalan meriah, meskipun sempat terjadi keterlambatan dalam transisi antar lomba.

    Di akhir acara, pembagian hadiah sempat mengalami kendala teknis dengan keterlambatan data pemenang, namun hal ini tidak mengurangi kegembiraan peserta. Acara ditutup dengan penutupan yang berjalan lancar, diikuti oleh pembagian sembako kepada masyarakat sekitar yang berlangsung tanpa hambatan.

    Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan manfaat bagi para siswa, tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai wadah untuk meningkatkan rasa kebersamaan, persatuan, dan nasionalisme.

  • Gebyar 17-an PR IPM SMK Muhammadiyah 9 Jakarta: Meriahkan Kemerdekaan dengan Kreativitas dan Sportivitas

    Gebyar 17-an PR IPM SMK Muhammadiyah 9 Jakarta: Meriahkan Kemerdekaan dengan Kreativitas dan Sportivitas

    KEBAYORAN LAMA – Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) SMK Muhammadiyah 9 Jakarta sukses menggelar kegiatan Gebyar 17-an yang berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 21 hingga 23 Agustus 2024. Dengan mengusung tema “Kreasikan Langkahmu Untuk Mewujudkan Generasi Maju”, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada para siswa sekaligus memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

    Bertempat di Lapangan SMK Muhammadiyah 9 Jakarta, rangkaian kegiatan dibuka dengan sambutan dari Ketua Pelaksana serta Koordinator Juri yang mewakili sekolah. Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana menekankan pentingnya generasi muda untuk selalu mengingat perjuangan kemerdekaan Indonesia dan menjadikannya sebagai inspirasi dalam kehidupan sehari-hari.

    Kegiatan ini menjadi ajang kompetitif yang diisi dengan berbagai perlombaan seru dan penuh semangat. Selama tiga hari berturut-turut, siswa-siswi berpartisipasi dalam lomba makan kerupuk, balap karung, estafet sedotan, memasukkan paku ke dalam botol, balap kardus, estafet air, tiup balon, fashion show, dan lomba kebersihan kelas. Suasana semakin meriah dengan antusiasme tinggi dari seluruh peserta.

    Dengan nuansa ceria dan penuh semangat, Gebyar 17-an kali ini tidak hanya menjadi momen perayaan, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan, kompetitif, dan sportifitas di antara siswa. Harapan besar disematkan pada kegiatan ini agar para peserta dan siswa-siswi dapat selalu mengingat sejarah kemerdekaan serta menerapkannya dalam bentuk tindakan nyata yang kreatif dan inovatif.

  • Kegiatan Penghormatan Bendera Merah Putih di Seskoal Berlangsung Khidmat dan Meriah

    Kegiatan Penghormatan Bendera Merah Putih di Seskoal Berlangsung Khidmat dan Meriah

    Kebayoran Lama, 17 Agustus 2024 – Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebayoran Lama menggelar acara bertajuk “Detik-detik Penghormatan Bendera Merah Putih” di Persimpangan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal), Jalan Ciledug Raya, Sabtu (17/8/2024).

    Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen dari PCM Kebayoran Lama, termasuk Bendahara PCM Kebayoran Lama, Humaidi, dan Bendahara Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (DIKDASMEN PNF) PCM Kebayoran Lama, Hendra Mardiana. Selain itu, Tim Paskibra, perwakilan guru, dan siswa dari SDI Muhammadiyah 28, SMP Muhammadiyah 35, SMA Muhammadiyah 18, dan SMK Muhammadiyah 9 juga turut berpartisipasi.

    Bekerja sama dengan Satpol PP, Dishub Jakarta Selatan, Polsek Kebayoran Lama, Koramil, dan TNI AL, acara ini berlangsung dengan lancar dan penuh makna. Agenda utama kegiatan tersebut adalah penghormatan kepada bendera merah putih, yang diikuti oleh pelepasan balon merah putih ke langit sebagai simbolis dari semangat kebangsaan.

    Suasana di lokasi sangat mengharukan. Para peserta yang hadir menunjukkan rasa hormat yang mendalam, tidak hanya dari mereka yang terlibat langsung dalam acara, tetapi juga dari para pengendara yang kebetulan melintasi persimpangan tersebut. Banyak dari mereka yang secara spontan ikut berdiri dan memberi hormat kepada bendera merah putih. Beberapa pengendara bahkan mengabadikan momen tersebut dengan kamera ponsel mereka, menciptakan suasana yang khidmat dan penuh semangat kebangsaan.

    Dalam wawancara singkat, Humaidi mengungkapkan rasa bangganya terhadap acara ini. “Keren, semoga tiap tahun bisa buat seperti ini. Apresiasi tinggi untuk semua yang terlibat dalam kegiatan ini sehingga bisa jadi ajang promosi sekolah kita,” ujarnya.

    Humaidi juga menambahkan bahwa kondisi di lapangan sangat mendukung terlaksananya acara dengan baik. “Kebetulan terlibat langsung dalam acara itu sangat-sangat bikin merinding. Kita di tengah perempatan jalan raya bisa bikin acara seperti itu dan melihat para pengendara ikut hanyut dan khidmat menyaksikan kita hormat ke bendera merah putih. Salut untuk semua tim dan para aparat yang terlibat di dalamnya,” katanya penuh semangat.

    Kegiatan ini menjadi salah satu momen bersejarah dalam peringatan Hari Kemerdekaan tahun ini, menunjukkan bagaimana semangat nasionalisme dan kebersamaan dapat tercermin melalui kegiatan sederhana namun penuh makna.

    Penulis Berita : Andri Wahyudi
    Dokumentasi : Tim SMK Muhammadiyah 9 Jakarta

  • Upacara Hari Kemerdekaan RI: Mengenang Perjuangan, Membangun Masa Depan

    Upacara Hari Kemerdekaan RI: Mengenang Perjuangan, Membangun Masa Depan

    Kebayoran Lama, 17 Agustus 2024 – Suasana khidmat dan penuh semangat nasionalisme mewarnai upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Lapangan Kampus 1 Perguruan Muhammadiyah Cipulir, Kebayoran Lama. Acara yang dihadiri oleh seluruh elemen Perguruan Muhammadiyah Cipulir ini berlangsung meriah dan sarat dengan pesan perjuangan.

    Upacara ini dihadiri oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebayoran Lama, Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (DIKDASMEN PNF) PCM Kebayoran Lama, Pimpinan Sekolah Perguruan Muhammadiyah Cipulir, dewan guru, karyawan, serta para murid dari SDI Muhammadiyah 28, SMP Muhammadiyah 35, SMA Muhammadiyah 18, dan SMK Muhammadiyah 9.

    Ahmad Jahid, Ketua PCM Kebayoran Lama, bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, ia menyampaikan pesan yang mendalam tentang makna kemerdekaan dan pentingnya peran setiap individu dalam mengisi kemerdekaan ini. “Negeri ini dimerdekakan bukan dengan cuma-cuma, namun dengan berbagai macam pengorbanan nyawa dan harta oleh para pejuang kita di masa lalu,” ujar Ahmad Jahid, membuka pidatonya.

    Lebih lanjut, Ahmad Jahid menegaskan bahwa perjuangan saat ini berbeda dengan masa lalu, namun esensinya tetap sama. “Kita sekarang tidak berjuang dengan senjata, bambu runcing, ataupun bom dan meriam, tapi kita semua berjuang sesuai profesinya masing-masing. Sebagai pelajar berjuang dengan penanya, maka IPM itu berlambangkan pena agar senantiasa mencari ilmu dan mencatat ilmu yang di sekitarnya.”

    Ia juga menekankan pentingnya jihad dalam konteks perjuangan modern, yang harus dilakukan dengan penuh keikhlasan dan dedikasi. “Sebagai guru juga berjuang bersungguh-sungguh melaksanakan tugas maka dia berjuang di jalan Allah SWT apabila melaksanakan tugas dengan penuh keikhlasan akan turun keberkahan dari Allah SWT,” tambahnya.

    Dalam amanatnya, Ahmad Jahid juga mengingatkan para peserta upacara tentang pentingnya pendidikan dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. “Negeri ini merdeka juga karena didikan para guru. Oleh karena itu, para guru sangat berperan dalam kemerdekaan. Kemajuan pendidikan di manapun itu adalah ada peran guru.”

    Upacara ini juga menjadi momen refleksi bagi para pelajar dan pemuda untuk terus berjuang dan menjadi agen perubahan di masyarakat. “Semoga dari Cipulir ini lahir Sudirman baru untuk melanjutkan perjuangan,” kata Ahmad Jahid, menutup pidatonya dengan harapan besar agar generasi muda Muhammadiyah dapat menjadi penerus perjuangan para pahlawan bangsa.

    Upacara yang berlangsung dengan penuh khidmat ini diakhiri dengan doa bersama dan persembahan lagu-lagu kebangsaan yang semakin menambah semangat nasionalisme para peserta. Dengan semangat kemerdekaan yang terus membara, Perguruan Muhammadiyah Cipulir Kebayoran Lama siap untuk terus berkontribusi dalam membangun bangsa dan negara yang lebih baik.

    Penulis Berita : Andri Wahyudi
    Dokumentasi : Tim SMK Muhammadiyah 9 Jakarta

  • Ucapan Terimakasih Walikota atas Kontribusi Muhammadiyah

    Ucapan Terimakasih Walikota atas Kontribusi Muhammadiyah

    KEBAYORAN LAMA – Walikota Jakarta Selatan, Munjirin mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas kontribusi Muhammadiyah dalam mencerdaskan anak-anak bangsa pada acara acara Silaturahim Idul Fitri 1445 H pada hari Rabu (1/5). “Muhammadiyah telah menjadi mitra yang tak tergantikan bagi pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Jakarta Selatan, terutama dalam penyiaran nilai-nilai Islam yang mulia,” ujar beliau.

    Beliau menambahkan Muhammadiyah terkhusus di Jakarta Selatan telah banyak membantu pemerintah dalam berbagai bidang. “Kiprah Muhammadiyah tidak hanya terbatas pada ranah pendidikan, kami mengucapkan terimakasih kepada jajaran Muhammadiyah yang terus kiprahnya sudah tidak diragukan lagi dalam membantu pemerintah dalam mengembangkan sumberdaya manusia khususnya dalam urusan syiar agama, Muhammadiyah telah di akui kiprahnya sangat membantu dalam mencerdaskan anak bangsa,” ungkap Walikota Jaksel tersebut.

    Munjirin juga mengungkapkan bahwa sarana dan prasarana yang dikelola Muhammadiyah sangatlah membantu dalam berkembangnya pendidikan. “Sarana dan prasarana yang dikelola tidak ada kekurangan, akan tetapi menurut saya nilainya plus. Jadi kalau ada orang yang menitipkan anaknya untuk bersekolah atau berkuliah di Muhammadiyah itu tidak salah, itu benar,” ucap beliau.

    Diakhir sambutan, beliau menyampaikan pentingnya momen peresmian Gedung Sarana Pendidikan Baru. “Adanya peresmian gedung baru ini menjadi tonggak sejarah penting bagi perkembangan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Jakarta Selatan,” ujar beliau.