Penulis: pcmkeblama.or.id

  • Wujudkan Karya Nyata untuk Masyarakat, PCM Kebayoran Lama Gelar Muhammadiyah Expo III 2025

    Wujudkan Karya Nyata untuk Masyarakat, PCM Kebayoran Lama Gelar Muhammadiyah Expo III 2025

    JAKARTA – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebayoran Lama kembali akan menggelar perhelatan akbar tahunan, Muhammadiyah Expo III 2025. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 22 November 2025, bertempat di Perguruan Muhammadiyah Cabang Kebayoran Lama.

    Mengusung tema besar “Muhammadiyah Bergerak, Wujudkan Karya Nyata untuk Masyarakat”, acara ini diselenggarakan dalam rangka menyemarakkan Milad Muhammadiyah. Momentum ini dimanfaatkan oleh PCM Kebayoran Lama untuk tidak hanya berefleksi, tetapi juga memberikan dampak sosial secara langsung kepada warga sekitar.

    Expo kali ini menghadirkan rangkaian agenda yang variatif, memadukan unsur syiar, edukasi, hiburan, dan pelayanan sosial. Bagi masyarakat umum, tersedia berbagai layanan kesehatan cuma-cuma, antara lain Cek Kesehatan Gratis dan Cek Gigi Gratis. Selain itu, sebagai wujud kepedulian sosial yang didukung oleh Lazismu, panitia juga akan melangsungkan pembagian alat bantu kesehatan gratis bagi penerima manfaat yang membutuhkan.

    Untuk memeriahkan suasana, acara akan diawali dengan Pawai Taaruf yang melibatkan seluruh elemen persyarikatan dan warga sekolah. Pengunjung juga dapat menikmati Bazar UMKM yang menyajikan aneka kuliner dan produk kreatif, serta menyaksikan penampilan bakat siswa dalam Panggung Kreasi dan Muhammadiyah Got Talent. Tak ketinggalan, tersedia Ruang Baca sebagai pojok literasi bagi pengunjung.

    Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi lintas majelis di lingkungan PCM Kebayoran Lama, mulai dari Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), Majelis Ekonomi dan Wakaf, Majelis Kesehatan Umum dan Kesejahteraan Sosial (MKUKS), hingga Lazismu Kebayoran Lama. Tak lupa melibatkan seluruh Organisasi Otonom (Ortom) tingkat cabang, mulai dari ‘Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Hizbul Wathan (HW), hingga Tapak Suci Putera Muhammadiyah (TSPM). Tak ketinggalan, partisipasi aktif juga datang dari seluruh Sekolah se-Perguruan Muhammadiyah Kebayoran Lama yang siap memeriahkan acara.

    PCM Kebayoran Lama mengundang seluruh warga masyarakat, khususnya di wilayah Kebayoran Lama dan sekitarnya, untuk hadir memeriahkan acara ini mulai pagi hari. Acara ini terbuka untuk umum sebagai wujud nyata kehadiran Muhammadiyah dalam mencerahkan dan menggembirakan sesama.

    Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dapat diakses melalui media sosial Instagram @pcmkeblama atau website resmi pcmkeblama.or.id.

    Kontributor: Tim Media PCM Kebayoran Lama

  • PDM Jakarta Selatan Turba ke PCM Kebayoran Lama, Bahas Kinerja dan Perluasan Dakwah

    PDM Jakarta Selatan Turba ke PCM Kebayoran Lama, Bahas Kinerja dan Perluasan Dakwah

    Kebayoran Lama – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jakarta Selatan melakukan kunjungan kerja (turba) ke Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebayoran Lama pada Sabtu (8/11/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari evaluasi pelaksanaan program hasil musyawarah cabang dan rapat kerja, sekaligus memperkuat koordinasi organisasi di tingkat cabang.

    Ketua PCM Kebayoran Lama, Ahmad Jahid, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menyebut turba menjadi penguat moral dan motivasi bagi pimpinan serta anggota untuk meningkatkan kinerja dan dakwah. “Kami diingatkan kembali bahwa harta Muhammadiyah adalah milik persyarikatan, bukan milik amal usaha, apalagi pribadi. Semangat kolektif ini harus dijaga agar cabang yang sudah maju bisa membantu yang masih berkembang,” ujarnya.

    Ketua PDM Jakarta Selatan, Dr. Edy Sukardi, menegaskan pentingnya dialog terbuka dalam memahami dinamika PCM Kebayoran Lama dan memastikan setiap kebijakan daerah sesuai kebutuhan lapangan. Ia berharap turba dapat menjadi sarana konsolidasi yang produktif serta mendorong pertukaran gagasan di antara pimpinan.

    Diskusi berlangsung aktif, mencakup pembahasan pengembangan amal usaha pendidikan, strategi penghimpunan dana melalui Lazismu, dan efektivitas program yang berdampak langsung pada masyarakat. Salah satu gagasan yang muncul adalah penguatan basis anggota melalui penerbitan Nomor Baku Muhammadiyah (NBM) sebagai bagian dari upaya memperluas dakwah.

    Program NBM dirancang agar setiap anggota Muhammadiyah dapat merekrut sepuluh calon anggota baru untuk bergabung dan memiliki NBM, sekaligus memperkuat struktur cabang dan ranting di wilayah Jakarta Selatan.

    Turba ini menjadi momentum reflektif bagi PDM Jakarta Selatan untuk memantapkan arah gerakan dan memperluas jangkauan dakwah persyarikatan dengan semangat kolaboratif dan berkelanjutan.

    Sumber : https://www.jakartamu.com/pdm-jakarta-selatan-turba-ke-pcm-kebayoran-lama-bahas-kinerja-dan-perluasan-dakwah-22091

  • Pelantikan Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 18 Jakarta: Momentum Kolaborasi dan Regenerasi Kepemimpinan

    Pelantikan Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 18 Jakarta: Momentum Kolaborasi dan Regenerasi Kepemimpinan

    KEBAYORAN LAMA – SMA Muhammadiyah 18 Jakarta resmi memiliki nahkoda baru. Dalam acara pelantikan yang berlangsung khidmat, Achmad Saifudin resmi dikukuhkan sebagai Kepala Sekolah untuk periode masa jabatan 2025-2029.

    Turut dilantik dalam kesempatan yang sama, jajaran Wakil Kepala Sekolah yang akan mendampingi, Ira Chairani dan Khoirul Bariyah

    Pelantikan ini menjadi tonggak regenerasi kepemimpinan di lingkungan perguruan Muhammadiyah Kebayoran Lama, menggantikan pejabat sebelumnya, Joko Priyono (Kepala Sekolah) dan Wara Sri Maharsi (Wakil Kepala Sekolah), yang telah menyelesaikan masa baktinya dengan penuh dedikasi.

    Apresiasi Atas 34 Tahun Pengabdian

    Suasana haru mewarnai sambutan Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebayoran Lama, Ahmad Jahid. Dalam sambutannya, ia memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada Joko Priyono yang telah mengabdi selama 34 tahun di SMA Muhammadiyah 18 Jakarta.

    “Lamanya dan betahnya Pak Joko di SMA Muhammadiyah 18 tentunya didasari karena keikhlasan kepada Allah SWT. Hal ini harus menjadi contoh oleh guru-guru lain. Kita tidak perlu merasa paling hebat dan paling benar, namun meneladani keikhlasan beliau,” ujar Pak Jahid.

    Wacana Kolaborasi Lintas Sekolah

    Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jakarta Selatan, Edi Sukardi, menekankan pentingnya era baru kolaborasi antar-sekolah Muhammadiyah di DKI Jakarta.

    “Sudah saatnya kolaborasi dilakukan, dimulai dari Kebayoran Lama dengan Kebayoran Baru. Salah satunya dengan ‘meminjamkan’ kader terbaiknya untuk menjadi Kepala SMA Muhammadiyah 18,” ungkap Edi Sukardi yang disambut tawa hadirin saat ia berseloroh, “Tapi nanti dikembalikan ya.”

    Edi berharap kolaborasi ini dapat membawa sekolah-sekolah Muhammadiyah maju bersama, sehingga meminimalisir ketimpangan kualitas antar sekolah.

    Hal senada disampaikan Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta, Daliman Sofyan. Ia mendorong PWM DKI Jakarta untuk memikirkan formula agar guru yang ditugaskan (rolling) ke sekolah yang lebih kecil atau sepi peminat, tetap memiliki semangat juang yang sama tanpa khawatir akan penurunan kesejahteraan.

    Kepada pimpinan baru, Daliman berpesan tegas. “Kepala sekolah baru diharapkan dapat mengajak para guru menjadi tim yang ‘Kerja Keras, Ikhlas, dan Tuntas’. Jangan kaget jika nanti ada perubahan-perubahan di luar kebiasaan lama demi kemajuan,” tegasnya.

    Pesan PWM: Bangun Sinergitas dan Inovasi

    Ketua PWM DKI Jakarta, Akhmad Abubakar, dalam amanatnya menyampaikan pandangan strategis terkait transisi kepemimpinan ini. Ia mengakui sempat ada diskusi di tingkat wilayah mengenai penerimaan guru-guru lama terhadap pimpinan baru, namun keraguan tersebut ditepis dengan optimisme akan chemistry yang sudah terlihat antara Kepala Sekolah dan Wakilnya.

    Akhmad Abubakar mengingatkan bahwa jika lambat melakukan perubahan, lembaga pendidikan Muhammadiyah akan tertinggal dari kompetitor. Oleh karena itu, ia menitipkan tiga harapan utama kepada pimpinan baru:

    1. Menciptakan dan membangun kerja sama dengan kebersamaan yang solid.
    2. Menyatukan pikiran, inisiatif, dan kreativitas hingga muncul inovasi demi kemajuan visi sekolah.
    3. Membangun sinergitas dan kolaborasi di atas kekompakan tim.

    “PWM meyakini Kepala Sekolah dan Wakilnya akan amanah sesuai dengan tugas dan keahliannya. Semua harus diupayakan dengan niat kerja keras yang ikhlas dan kuat,” tutupnya.

    Keluarga besar SMA Muhammadiyah 18 Jakarta mengucapkan selamat bertugas kepada Achmad Saifudin, beserta jajaran. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh profesionalisme untuk membawa sekolah menuju masa depan yang gemilang.

    Tak lupa, ucapan terima kasih yang mendalam disampaikan kepada Joko Priyono dan Wara Sri Maharsi atas segala kontribusi luar biasa yang telah menjadi ladang pahala dan pondasi kuat bagi sekolah tercinta.

  • PWM DKI Jakarta Lantik Kepala dan Wakil Kepala Sekolah Muhammadiyah Kebayoran Lama

    PWM DKI Jakarta Lantik Kepala dan Wakil Kepala Sekolah Muhammadiyah Kebayoran Lama

    Jakarta, 16 Januari 2025 – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta menggelar pelantikan dan serah terima jabatan Kepala Sekolah beserta Wakil Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 28 dan SMK Muhammadiyah 9 Jakarta. Acara ini berlangsung di lapangan indoor SMK Muhammadiyah 9 Jakarta dengan dihadiri oleh guru dan karyawan dari kedua unit sekolah.

    Pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan PWM DKI Jakarta, diikuti dengan pembacaan dan penandatanganan pernyataan janji oleh para pejabat yang dilantik. Sebanyak enam orang resmi dilantik dalam acara ini, terdiri dari dua orang dari SD Muhammadiyah 28 dan empat orang dari SMK Muhammadiyah 9 Jakarta. Berikut daftar nama beserta jabatannya:

    1. Rizky Zarkasih, S.Pd.I – Kepala SD Muhammadiyah 28 Jakarta
    2. Rizki Wardini Handayani, S.Pd – Wakil Kepala SD Muhammadiyah 28 Jakarta
    3. Mistu Zulianani, S.E – Kepala SMK Muhammadiyah 9 Jakarta
    4. Lestari, S.Pd – Wakil Kepala SMK Muhammadiyah 9 Jakarta bidang Humas
    5. Sunarto, M.Pd – Wakil Kepala SMK Muhammadiyah 9 Jakarta bidang Kesiswaan
    6. Eka Risdiyanti, S.Pd – Wakil Kepala SMK Muhammadiyah 9 Jakarta bidang Kurikulum

    Dalam sambutannya, Ketua PWM DKI Jakarta, Akhmad H. Abubakar, menyampaikan pesan penting kepada para kepala dan wakil kepala sekolah yang baru dilantik. Beliau menekankan lima hal utama yang harus dijunjung dalam menjalankan amanah, yaitu:

    1. Menjaga kebersamaan dalam tim
    2. Menumbuhkan kebersatuan dalam lingkungan sekolah
    3. Saling menghargai satu sama lain dalam menjalankan tugas
    4. Menjaga kekompakan dalam bekerja
    5. Menjadi pribadi yang berintegritas dalam mengemban amanah

    Dengan pelantikan ini, diharapkan para kepala dan wakil kepala sekolah yang baru dapat menjalankan tugasnya dengan baik, membawa inovasi bagi sekolah, serta memperkuat nilai-nilai Muhammadiyah dalam dunia pendidikan.

  • Lazismu Kebayoran Lama Salurkan Bantuan dan Gelar Trauma Healing untuk Penyintas Banjir Sukabumi

    Lazismu Kebayoran Lama Salurkan Bantuan dan Gelar Trauma Healing untuk Penyintas Banjir Sukabumi

    Sukabumi, 3 Januari 2025 – Lazismu Kebayoran Lama bersama tim gabungan menyalurkan bantuan dan menggelar trauma healing bagi warga terdampak banjir di Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sebanyak 225 paket bantuan telah diberikan kepada warga yang membutuhkan, sementara anak-anak usia SD dan sederajat mendapatkan pendampingan psikososial untuk mengatasi dampak bencana.

    Tim yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari Lazismu Kebayoran Lama, Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) Kebayoran Lama, perwakilan murid dari unit sekolah perguruan Muhammadiyah se-Kebayoran Lama, serta Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kebayoran Lama. Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebayoran Lama dan Majelis Dikdasmen PNF PCM Kebayoran Lama.

    Selain bantuan logistik, tim juga memberikan motivasi dan semangat kepada warga terdampak agar tetap tegar menghadapi masa pemulihan pasca-bencana. Program trauma healing yang difokuskan pada anak-anak bertujuan untuk mengurangi ketegangan emosional dan membantu mereka kembali beraktivitas dengan normal.

    Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Muhammadiyah dalam merespons bencana dengan pendekatan holistik, tidak hanya memberikan bantuan materiil tetapi juga dukungan psikososial bagi masyarakat yang terdampak.

  • Sekte Alawi, Menuhankan Sahabat Ali Disebut Agama Eks Presiden Suriah

    Sekte Alawi, Menuhankan Sahabat Ali Disebut Agama Eks Presiden Suriah

    Rezim Bashar al-Assad, yang telah memerintah Suriah selama lebih dari lima dekade, akhirnya tumbang. Pemberontakan yang terjadi secara tiba-tiba menyebabkan runtuhnya kekuasaan keluarga Assad. Bashar dan keluarganya melarikan diri ke Rusia, di mana mereka mendapatkan perlindungan dan suaka politik. Kejatuhan ini mengakhiri era pemerintahan dinasti Assad yang dimulai sejak Hafez al-Assad mengambil alih kekuasaan melalui kudeta pada 13 November 1970.

    Awal Kekuasaan Keluarga Assad

    Hafez al-Assad, ayah Bashar, adalah seorang anggota komunitas Alawi, sebuah sekte minoritas yang hanya mencakup 12–15% populasi Suriah sebelum perang. Ia memanfaatkan posisinya sebagai komandan Angkatan Udara dan Menteri Pertahanan untuk membangun jaringan loyalis di militer dan Partai Ba’ath, yang kemudian membantunya merebut kekuasaan di tengah ketidakstabilan politik Suriah pada era pascakemerdekaan.

    Untuk memperkuat rezimnya, Hafez mengangkat anggota komunitas Alawi, yang sebelumnya merupakan kelompok terpinggirkan, ke posisi strategis dalam militer dan pemerintahan. Pada saat yang sama, ia memanfaatkan perbedaan sektarian dan etnis untuk memecah potensi ancaman, memastikan tidak ada satu kelompok pun yang dapat menantang kekuasaannya. Strategi ini berhasil menjaga stabilitas kekuasaan selama puluhan tahun, meskipun Suriah adalah negara mayoritas Sunni.

    Komunitas Alawi: Dari Terpinggirkan ke Puncak Kekuasaan

    Komunitas Alawi mulai mendapatkan pengaruh politik sejak kemerdekaan Suriah pada 1946. Sebagai kelompok kecil yang memiliki keyakinan berbeda dengan Islam arus utama, mereka kerap menjadi sasaran diskriminasi. Namun, di bawah rezim Assad, komunitas ini naik ke puncak kekuasaan.

    Secara tradisional, kaum Alawi memiliki praktik keagamaan yang unik, termasuk penghormatan terhadap Imam Ali, yang juga dihormati oleh kaum Syiah. Namun, mereka juga merayakan tradisi seperti Natal dan tahun baru Zoroaster, yang membuat mereka dipandang liberal atau bahkan sekuler oleh Muslim lainnya di Timur Tengah. Di Suriah, perempuan Alawi tidak diwajibkan mengenakan jilbab, dan banyak yang tidak menjalankan puasa atau salat secara rutin. Praktik ini sering kali membuat kelompok Sunni ortodoks menganggap Alawi sebagai sekte sesat.

    Kejatuhan Bashar al-Assad dan Rekonsiliasi Baru

    Ketika Bashar al-Assad mewarisi kekuasaan dari ayahnya pada tahun 2000, ia menghadapi tantangan baru, termasuk tekanan internasional dan pemberontakan domestik. Puncaknya adalah pemberontakan yang menghancurkan rezimnya dan memaksanya melarikan diri ke Rusia. Setelah jatuhnya rezim Assad, pemberontak Sunni dan tokoh-tokoh agama Alawi bertemu di Qardaha, kampung halaman keluarga Assad, di provinsi Latakia. Pertemuan ini menghasilkan deklarasi dukungan dari sejumlah tokoh Alawi terhadap pemerintahan baru Suriah, membuka jalan menuju rekonsiliasi dan babak baru dalam sejarah politik negara tersebut.

    Warisan Dinasti Assad

    Kejatuhan Bashar al-Assad menandai berakhirnya kekuasaan sebuah dinasti yang mendominasi Suriah selama lima dekade. Rezim ini dikenal dengan stabilitas yang ditegakkan melalui tangan besi, manipulasi sektarian, dan dominasi militer. Meski dinasti Assad telah berakhir, warisan dan pengaruh mereka terhadap politik, masyarakat, dan komunitas Alawi di Suriah akan tetap menjadi bagian penting dari sejarah negara tersebut.

    Penulis : Pristian Alaika, Wakil Ketua Kebijakan Publik dan Hikmah PC Pemuda Muhammadiyah Kebayoran Lama

  • Meningkatkan Literasi Digital untuk Memerangi Hoax di Media Sosial

    Meningkatkan Literasi Digital untuk Memerangi Hoax di Media Sosial

    Di era digital saat ini, media sosial telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari, khususnya di kalangan kaum muda. Namun, dengan kemudahan akses informasi ini juga muncul tantangan besar berupa penyebaran konten hoax dan informasi yang tidak bermanfaat. Fenomena ini tidak hanya meresahkan tapi juga berpotensi mengganggu kestabilan dan keharmonisan sosial.

    Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah rendahnya literasi digital di kalangan masyarakat. Banyak pengguna media sosial yang kurang mampu membedakan antara informasi yang kredibel dan yang tidak. Akibatnya, bukannya membantu memerangi penyebaran hoax, banyak dari kita malah tanpa sadar ikut serta menyebarkan informasi palsu tersebut.

    Sebagai respons terhadap masalah ini, beberapa langkah strategis bisa diambil baik oleh pemerintah maupun oleh organisasi seperti Persyarikatan Muhammadiyah. Langkah pertama adalah intensifikasi sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya literasi digital. Perlu mengadakan serangkaian workshop, seminar, dan kampanye online yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang cara mengidentifikasi dan menghindari penyebaran informasi yang tidak akurat.

    Selain itu, penting juga untuk mendorong dan menginspirasi kaum muda untuk menjadi produsen konten yang positif dan berdampak luas. Dengan memanfaatkan kreativitas dan kecanggihan teknologi yang dimiliki, generasi muda dapat menjadi pionir dalam menciptakan konten yang informatif, edukatif, dan inspiratif. Konten semacam ini tidak hanya akan mengurangi dominasi konten negatif di media sosial, tapi juga membuka jalan bagi terciptanya masyarakat yang lebih berpengetahuan dan kritis.

    Kebijakan pemerintah juga perlu mendukung upaya ini dengan menyediakan platform dan insentif bagi para kreator muda. Misalnya, pemerintah bisa menyediakan grant atau penghargaan bagi kreator yang kontennya diakui memberikan dampak positif bagi masyarakat. Ini akan mendorong lebih banyak lagi produksi konten yang berkualitas tinggi.

    Kita semua memiliki peran dalam memerangi penyebaran hoax dan meningkatkan literasi digital. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat, kita dapat menciptakan lingkungan digital yang lebih sehat dan produktif. Mari mulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat untuk tidak hanya menjadi konsumen informasi, tapi juga produsen informasi yang bertanggung jawab.

    Penulis : Andri Wahyudi, Ketua Lembaga Pustaka Informasi dan Digitalisasi PCM Kebayoran Lama

  • Menjadi Sholehah Cantik Luar Dalam, PCA Kebayoran Lama menghadiri Gerakan Perempuan Mengaji

    Menjadi Sholehah Cantik Luar Dalam, PCA Kebayoran Lama menghadiri Gerakan Perempuan Mengaji

    Jakarta, 10 Desember 2024 – Kegiatan inspiratif “Gerakan Perempuan Mengaji” yang dihadiri oleh Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Kebayoran Lama, telah sukses digelar pada Selasa, 10 Desember 2024. Acara ini bertempat di Gedung Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jakarta, Jalan Kramat Raya No. 49, Jakarta Pusat.

    Acara dengan tema “Pesona Sholehah Cantik Luar Dalam” ini dihadiri oleh berbagai pimpinan dari wilayah DKI Jakarta, termasuk Pimpinan Wilayah Aisyiyah DKI Jakarta, serta Pimpinan Daerah Aisyiyah dari Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Jakarta Selatan. PCA Kebayoran Lama turut serta sebagai peserta dalam kegiatan penting ini.

    Dr. Rashda Diana, Lc., M.A, yang bertindak sebagai nara sumber, menyampaikan materi yang sangat berharga mengenai pentingnya mengaji dan bagaimana kegiatan tersebut membantu membentuk kepribadian muslimah yang sholehah, cantik tidak hanya dari penampilan luar tetapi juga dari dalam. Pesan yang disampaikan mendapat sambutan hangat dari para peserta yang hadir.

    Kegiatan ini juga menyediakan sesi tanya jawab yang memungkinkan peserta untuk berinteraksi langsung dengan nara sumber, membahas berbagai pertanyaan dan mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang tema yang dibahas. Acara diakhiri dengan doa bersama, memohon agar ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat dan diaplikasikan dalam kehidupan.

    Kehadiran PCA Kebayoran Lama dalam acara ini menunjukkan komitmen mereka dalam mendukung program-program yang meningkatkan keimanan dan keilmuan di kalangan perempuan, sejalan dengan misi organisasi mereka untuk memajukan pendidikan dan spiritualitas di komunitas.

  • PCA Kebayoran Lama Gelar Rapat Pleno Desember

    PCA Kebayoran Lama Gelar Rapat Pleno Desember

    Jakarta, 7 Desember 2024 – Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Kebayoran Lama mengadakan Rapat Pleno Bulan Desember pada hari Sabtu, 7 Desember 2024. Acara ini diselenggarakan di TK Aisyiyah 60 Bintaro, menjadi ajang penting bagi anggota untuk membahas berbagai agenda dan laporan kegiatan.

    Dalam rapat ini, agenda utama yang dibahas adalah pembacaan dan pengesahan hasil rapat yang telah dilaksanakan. Seluruh anggota PCA Kebayoran Lama hadir untuk memberikan persetujuan dan masukan atas hasil rapat tersebut, memastikan semua keputusan yang diambil sejalan dengan tujuan dan misi organisasi.

    Selain itu, rapat juga menyertakan laporan kegiatan dari berbagai majelis dan ranting yang berada di bawah naungan PCA Kebayoran Lama. Laporan ini mencakup berbagai aktivitas yang telah dilakukan selama satu bulan terakhir, memberikan gambaran jelas tentang progres dan pencapaian yang telah diraih.

    Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh anggota yang terlibat secara aktif dalam berbagai inisiatif dan program yang dijalankan oleh PCA Kebayoran Lama. Dengan adanya rapat pleno ini, PCA Kebayoran Lama berharap dapat terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi antar majelis dan ranting, serta meningkatkan kualitas dan dampak dari kegiatan-kegiatan yang diorganisir.

  • Semarak Musycab V PCPM Kebayoran Lama dengan Kajian Rutin dan Fun Futsal

    Semarak Musycab V PCPM Kebayoran Lama dengan Kajian Rutin dan Fun Futsal

    Jakarta, 30 November 2024 – Dalam rangka menyemarakkan Musyawarah Cabang V (Musycab V) Pemuda Muhammadiyah Kebayoran Lama, Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kebayoran Lama mengadakan serangkaian kegiatan yang menggabungkan aspek keilmuan dan kebugaran. Acara yang terdiri dari Kajian Rutin dan Fun Futsal ini dijadwalkan pada hari Sabtu, 30 November 2024, mulai pukul 15.00 hingga selesai.

    Kegiatan ini akan dimulai dengan Kajian Rutin yang bertempat di Masjid Nurul Amal Lantai 3, Perguruan Muhammadiyah Kampus 1, dan dilanjutkan dengan sesi Fun Futsal di Lapangan Leo Sport Kebayoran Lama. Seluruh peserta juga akan melaksanakan Sholat Ashar berjamaah, menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara kegiatan rohani dan jasmani.

    Ketua PCPM Kebayoran Lama, Fathi Syuhada, mengungkapkan bahwa rangkaian kegiatan ini adalah bagian dari Gebyar Musycab V Pemuda Muhammadiyah Kebayoran Lama untuk periode 2023-2027. “Kami berupaya untuk selalu menjaga kesehatan jasmani dan rohani para pemuda, serta menyediakan kajian keislaman yang menarik yang dipadukan dengan aktivitas olahraga yang menyenangkan,” ujar Fathi.

    Kegiatan ini terbuka untuk semua anggota dan simpatisan Angkatan Muda Muhammadiyah yang tertarik untuk menggali lebih dalam tentang keislaman sambil menikmati keseruan bermain futsal. PCPM Kebayoran Lama berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kebersamaan dan kekompakan di antara pemuda, serta memotivasi mereka untuk aktif dalam berbagai aspek kehidupan.

    Acara ini diharapkan tidak hanya menjadi momen untuk berolahraga dan belajar bersama, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat tali persaudaraan dan meningkatkan semangat keislaman di kalangan pemuda. Seluruh peserta dan pengunjung diundang untuk datang dan menjadi bagian dari kegiatan yang inspiratif ini.